Rabu, 20 Oktober 2010

Apple iPhone 4: Si Cantik yang Rawan Rusak dan Gagal Desain


Pasti pada tahu iPhone kan? Sejak kehadiran pertamanya, ponsel besutan Apple ini telah menarik perhatian banyak orang, terutama sekali di Amerika Serikat sana, dan bahkan menyebar ke seluruh dunia. Bahkan, vendor-vendor ponsel lain langsung membuat ponsel tandingan yang sering diberi istilah iPhone-killer, tentunya dengan maksud untuk membendung semakin lakunya iPhone.
Apple iPhone sangat terkenal dengan layarnya. Tentu saja karena dari seluruh portfolio-nya, iPhone semuanya berdesain layar sentuh tanpa pernah menghadirkan keypad ataupun keyboard secara fisik. Banyak yang tertarik dengan iPhone karena desainnya, terlebih lagi karena sistem operasi dan user interface-nya.
Dari mulai versi 2G sampai yang terakhir versi 3Gs, iPhone bisa dibilang sangat laku, meskipun jika dilihat perbandingannya, harga sebuah Apple iPhone type apapun jauh lebih mahal daripada merk lain dengan spesifikasi dan kemampuan yang hampir sama atau setara. Memang nama besar Apple dari dulu selalu menjadi jaminan suatu produk akan terjual banyak meskipun harganya super mahal. Entah kenapa.
Sampai dengan versi 3Gs, iPhone selalu memberikan keuntungan yang banyak untuk menambah pundi-pundi Apple. Bahkan pada kuartal pertama tahun ini, iPhone masuk ke dalam 6 besar vendor ponsel global, hanya dengan portfolio yang sangat sedikit jika dibandingkan dengan merk-merk lain di kelompok 5 besar, kecuali Blackberry (peringkat 4) karena portfolio Blackberry juga tidak bisa dibilang banyak.
Versi terakhir iPhone yang diberi nama iPhone 4 sempat menjadi berita yang cukup menghebohkan karena selain informasinya bocor di internet juga karena sebuah prototype-nya ditemukan oleh seseorang di toliet sebuah bar. Prototype tersebut kemudian dijual kepada sebuah situs bernama Gizmodo yang langsung membedah bagian dalam dan spesifikasinya. Hal ini sempat menjadi kontroversi karena pihak Apple kemudian menuntut situs tersebut dan melaporkannya kepada polisi.
Setelah lama ditunggu, akhirnya pada tanggal 23 Juni 2010 yang lalu iPhone 4 resmi dirilis. Pada saat pre-order, sempat terjadi masalah karena koneksi komputer pad sebuah operator besar di Amerika sempat mati sehingga terjadi kekacauan. Seperti yang terjadi pada versi sebelumnya, antrian untuk memesan iPhone 4 pun terjadi cukup panjang di Amerika.
Namun, apa yang terjadi kemudian setelah sekitar 600 ribu konsumen mendapatkan unit pertama iPhone 4 sungguh sangat mengecewakan. Dilaporkan bahwa banyak unit yang mengalami cacat produk, di antara masalah-masalah yang ditimbulkan oleh kegagalan desain dan produksi yang sudah diketahui adalah:
1. Terdapat garis-garis berwarna kekuningan pada layar
2. Bintik-bintik putih pada layar yang menyebar seperti gugusan bintang di langit
3. Sinyal jaringan operator yang sering menghilang (jika dipegang dengan tangan kiri yang menutupi bagian kiri bawah, padahal ini adalah cara paling umum untuk memegang sebuah ponsel)
4. Casing yang pecah jika jatuh, mekipun jatuhnya tidak terlalu tinggi
5. Letak tombol volume yang terbalik (“+” di posisi “-” dan sebaliknya)
Lima hal di atas adalah masalah yang dilaporkan dan diketahui hanya dalam waktu belum sampai seminggu sejak resmi dirilis. Akankan ada masalah lain yang timbul pada beberapa hari ke depan? Well, bisa saja.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar